Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata melalui Prinsip Community Based Tourism (CBT) di Kelurahan Eka Jaya Kota Jambi Rio Yusri Maulana; Mirza Sazeta; Riri Maria Fatriani; Dimas Subekti; Citra Darminto; Jefri Al-Kausar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 2 (2026): November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1821

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola wisata berbasis komunitas guna mendukung keberlanjutan Program Kampung Bahagia di Kelurahan Eka Jaya. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif (participatory action research) melalui tujuh tahapan, yaitu koordinasi dengan mitra, identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penguatan kelembagaan, serta monitoring dan evaluasi, dengan melibatkan Pemerintah Kelurahan, kelompok masyarakat pengelola potensi wisata, dan mahasiswa sebagai fasilitator. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, kuesioner pra dan pascakegiatan, serta dokumentasi, dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai konsep CBT, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan pengembangan wisata, menguatnya komitmen pembentukan kelembagaan pengelola wisata (Pokdarwis), serta tersusunnya rancangan paket wisata edukasi yang mengintegrasikan budidaya ikan lele, aquaponik, dan pengelolaan sampah berbasis maggot sebagai daya tarik utama. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan wisata berbasis komunitas. Program pengabdian ini menjadi model pemberdayaan masyarakat yang partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong terbentuknya tata kelola wisata berbasis komunitas yang mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.