H. Abdul Quddus
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran PAI dalam Membentuk Karakter Peduli Lingkungan di SDIT Ulul Albab Mataram Siti Nurwanti Dunia; H. Abdul Quddus; Hairul Hidayah
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 11, No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v11i2.40014

Abstract

Pendidikan Agama Islam di sekolah berperan penting dalam pembentukan karakter siswa serta peduli terhadap apa yang ada di sekitarnya. Sikap ramah lingkungan harus dimiliki oleh seluruh individu tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Dengan kata lain, sikap ramah lingkungan merupakan nilai karakter bagi siswa yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran, kehendak dan tindakan untuk menjaga lingkungan. Pembentukan karakter peduli lingkungan melalui pembelajaran PAI menjadi penting dilakukan di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep karakter peduli lingkungan dalam prespektif PAI, metode pembelajaran PAI yang digunakan SDIT Ulul Albab dalam menanamkan karakter pduli lingkungan, bentuk kegiatan peduli lingkungan di SDIT Ulul Albab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu kondensasi data, data display, dan penarikan Kesimpulan. Pendidik maupun peserta didik yang ada di SDIT Ulul Albab Mataram sama-sama memiliki karakter peduli lingkungan yang tinggi. karakter peduli lingkungan di SDIT mengintegrasikan materi pelajaran dengan situasi nyata, melalui kegiatan berkebun, daur ulang sampah, dan pemanfaatan alam sebagai media belajar. Ecobrick adalah metode pengelolaan sampah plastik dengan memasukkan sampah plastik bersih dan kering kedalam botol plastik hingga padat, menciptakan "bata ramah lingkungan. Tujuan Akhir (Output): Pembelajaran PAI terbukti mampu mengubah perilaku siswa agar tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga bertindak pro-lingkungan secara konsisten, yang dipandang sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral kepada Tuhan.