Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Petugas Kebersihan di Lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital Irene Ayuntina Bite; Eka Dyah Setyaningsih; Refany Novia Siboro
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.14029

Abstract

Kinerja petugas kebersihan memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan, kerapian, kenyamanan, dan mendukung kelancaran aktivitas kerja di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital. Namun, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan supervisor, masih ditemukan permasalahan dalam pelaksanaan tugas, seperti ketidakhadiran, keterlambatan, tidak mengikuti briefing pagi, serta kurangnya tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya indikasi permasalahan disiplin kerja dan semangat kerja yang berpotensi memengaruhi kinerja petugas kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan semangat kerja terhadap kinerja petugas kebersihan di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih ditemukannya ketidakhadiran, keterlambatan, tidak mengikuti briefing pagi serta kurangnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 responden dengan metode sampling jenuh. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif statistik. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS versi 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja petugas kebersihan, baik secara parsial maupun simultan. Nilai F hitung sebesar 103,001 > Ftabel 3,16 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,780 yang berarti kedua variabel independen menjelaskan 78,0% variasi kinerja dapat dijelaskan oleh disiplin kerja dan semangat kerja, sedangkan sisanya 22,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.