melania asi
Jurusan Kebidanan Poltekkes Kendari

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

the HUBUNGAN KEBIASAAN KOMSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DENGAN RISIKO PENYAKIT JANTUNG PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 13 BOMBANA KECAMATAN MATAOLEO KABUPATEN BOMBANA hasni ani; melania asi; Kartini Kartini; Hikmandayani Hikmandayani
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v4i2.1865

Abstract

Pendahuluan: Penyakit jantung adalah salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang paling mematikan di dunia. Penyakit ini tidak hanya menyerang kelompok usia dewasa atau lanjut usia, tetapi juga mulai menunjukkan prevalensi yang meningkat di kalangan usia muda, termasuk remaja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan komsumsi makanan cepat saji dengan risiko penyakit jantung pada remaja putri di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dan dirancang menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua remaja putri di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana sebanyak 187 orang. Sampel adalah remaja di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana yang berjumlah 65 orang. Alat uji yang digunakan dalam analisis bivariat adalah uji Kai kuadrat (Chi Square). Hasil: Dari 65 orang responden, kebiasaan komsumsi makanan cepat saji pada remaja putri terbanyak dalam kategori rendah sebanyak 38 orang (58,4%), risiko penyakit jantung pada remaja putri terbanyak dalam kategori tidak berisiko sebanyak 45 orang (69,2%) Ada hubungan kebiasaan komsumsi makanan cepat saji dengan risiko penyakit jantung pada remaja di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana (x2= 15.276; p-value = 0,000). Kesimpulan: Ada hubungan kebiasaan komsumsi makanan cepat saji dengan risiko penyakit jantung pada remaja putri di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana
the HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN RISIKO PENYAKIT JANTUNG PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 13 BOMBANA KECAMATAN MATAOLEO KABUPATEN BOMBANA Kartini Kartini; Hasni hasni; melania asi
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v4i2.1866

Abstract

Pendahuluan: Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) dengan angka kematian tertinggi di dunia dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, termasuk di Indonesia. Saat ini, risiko penyakit jantung tidak hanya ditemukan pada usia dewasa dan lanjut usia, tetapi juga mulai meningkat pada kelompok usia remaja seiring dengan perubahan gaya hidup yang ditandai oleh rendahnya aktivitas fisik. Penurunan aktivitas fisik pada remaja dipengaruhi oleh modernisasi, peningkatan aktivitas sedentari, serta tingginya screen time, yang berdampak pada munculnya faktor risiko awal penyakit jantung seperti obesitas, hipertensi, dan gangguan metabolik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan risiko penyakit jantung pada remaja putri di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dan dirancang menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua remaja putri di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana sebanyak 187 orang. Sampel adalah remaja di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana yang berjumlah 65 orang. Alat uji yang digunakan dalam analisis bivariat adalah uji Kai kuadrat (Chi Square). Hasil: %). Dari 65 orang responden, aktifitas fisik pada remaja putri terbanyak dalam kategori tinggi sebanyak 35 orang (53,8%), risiko penyakit jantung pada remaja putri terbanyak dalam kategori tidak berisiko sebanyak 45 orang (69,2%) Ada hubungan aktifitas fisik dengan risiko penyakit jantung pada remaja di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana (x2= 11,081; p-value = 0,004). Kesimpulan: Ada hubungan kebiasaan aktifitas fisik dengan risiko penyakit jantung pada remaja putri di SMA Negeri 13 Bombana Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI BLUD UPTD PUSKESMAS KONDA IRDAYANTI IRDA; melania asi; Heyrani Heyrani; Kartini Kartini
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v4i2.1867

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin, terutama di negara berkembang. Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi obstetri yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan hipertensi pada ibu hamil di BLUD UPTD Puskesmas Konda. Metode: Jenis penelitian kuantitatif observasional dengan rancangan penelitian adalah cross-sectional study. Populasi adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja BLUD UPTD Puskesmas Konda sebanyak 264 orang. Sampel berjumlah 73 ibu hamil. instrumen adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Dari 73 orang responden, gaya hidup terbanyak dalam kategori tidak baik sebanyak 42 orang (57.5%), hipertensi terbanyak dalam kategori tidak hipertensi sebanyak 37 orang (50.7%). Hasil analisis data diperoleh nilai X2 = 15.407 (lebih besar dari nilai X2 tabel = 3.841) dan nilai p-value = 0.000 (? 0.05), sehingga dapat disimpulkan ada hubungan gaya hidup dengan hipertensi pada ibu hamil di BLUD UPTD Puskesmas Konda. Kesimpulan: Ada hubungan gaya hidup dengan hipertensi pada ibu hamil di BLUD UPTD Puskesmas Konda.