Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isolasi Sosial Dampak Hybrid Learning Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum Universitas Negeri Jakarta Adinda Dwi Wahyuningtias; Desy Safitri; Sujarwo
Jurnal Sosial dan Teknologi Terapan AMATA Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/ostekam.v5i2.05

Abstract

Penerapan hybrid learning di perguruan tinggi pascapandemi memberikan fleksibilitas akademik yang signifikan namun juga memunculkan konsekuensi sosiopsikologis yang kerap terabaikan dalam kebijakan institusional. Artikel ini merupakan kajian studi literatur yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis fenomena isolasi sosial pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta sebagai dampak dari sistem pembelajaran hybrid. Metode yang digunakan adalah penelusuran sistematis terhadap literatur ilmiah relevan yang diterbitkan dalam rentang tahun dua ribu dua puluh satu hingga dua ribu dua puluh enam. Hasil kajian menunjukkan bahwa isolasi sosial mahasiswa dapat diklasifikasikan ke dalam tiga gradasi yaitu ringan, sedang, dan berat. Gradasi ringan ditandai oleh kecanggungan sosial dan interaksi yang bersifat superfisial. Gradasi sedang ditandai oleh menurunnya rasa memiliki terhadap lingkungan kampus serta munculnya sikap apatis terhadap aktivitas organisasi. Sementara itu gradasi berat ditandai oleh alienasi, kecemasan sosial, dan kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa penurunan kualitas interaksi sosial mahasiswa tidak semata merupakan persoalan individual melainkan dampak struktural dari kebijakan pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan respons kebijakan yang lebih komprehensif, adaptif, dan terencana dari institusi pendidikan tinggi.