Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas II SDN Kutorejo 1 Tuban pada materi Identitas Diri dan Keragaman Agama. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya penggunaan media dan aktivitas pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan proyek flipbook dalam model Project Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas II SDN Kutorejo 1 Tuban tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proyek flipbook dalam model Project Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 14,3% pada pra siklus menjadi 46,42% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 85,71% pada siklus II. Nilai rata-rata kelas juga mengalami peningkatan dari 62,3 pada pra siklus menjadi 80,35 pada siklus I dan 90,17 pada siklus II. Selain itu, aktivitas dan keterlibatan siswa selama pembelajaran mengalami peningkatan. Dengan demikian, penerapan proyek flipbook dalam model Project Based Learning terbukti efektif untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila materi Identitas Diri dan Keragaman Agama pada siswa kelas II sekolah dasar.