This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pemberdayaan UMKM Desa melalui Program Car Free Day: Studi Kasus di Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi Afmi Apriliani; Muhamad Fauzi; Siti Nurhaliza; Davinda Maharani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 9 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i9.25811

Abstract

UMKM merupakan penopang penting perekonomian nasional dalam pengentasan kemiskinan di perdesaan, dan Desa Telukpinang berinovasi menjadikan program Car Free Day Desa sebagai wadah ekonomi rakyat bagi pedagang lokal sebagai bentuk implementasi kebijakan pemberdayaan UMKM desa, namun pelaksanaannya masih terkendala ketidakjelasan zonasi, ketiadaan regulasi formal, dan keterbatasan kapasitas digital pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pemberdayaan UMKM desa berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM, PP No. 7 Tahun 2021, dan Permendes PDTT No. 21 Tahun 2020 melalui program Car Free Day di Desa Telukpinang menggunakan model George C. Edwards III, serta menelaah kontribusi awal program terhadap ekonomi lokal, dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan aspek komunikasi berjalan kooperatif, sementara aspek sumber daya dan struktur birokrasi menjadi hambatan karena pengelolaan masih mengandalkan relawan RT/RW tanpa SOP baku maupun regulasi tertulis yang berkekuatan hukum. Car Free Day yang berjalan sejak Oktober/November 2025 mampu menggerakkan transaksi mingguan skala kecamatan, namun manfaatnya bagi warga Desa Telukpinang belum signifikan akibat minimnya keterlibatan pedagang lokal, singkatnya durasi kegiatan, serta belum adanya pembinaan kapasitas usaha seperti standardisasi kemasan higienis dan digitalisasi via QRIS, sehingga penelitian ini merekomendasikan penyusunan Peraturan Desa sebagai payung hukum, dan integrasi pelatihan usaha berkelanjutan.