Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desain Pembelajaran Project-Based Learning pada Mata Pelajaran PAI untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Murid Siti Mutoharoh; Happy Susanto; Wawan Kusnawan
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026): Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif mengenai perencanaan, proses pelaksanaan, serta dinamika faktor pendukung dan penghambat implementasi model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan motivasi belajar murid pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPIT Al Uswah Magetan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi naskah akademis sekolah. Analisis data dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan meliputi tahap reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) Perencanaan PjBL diintegrasikan secara sistematis melalui sinkronisasi Kurikulum Merdeka dengan Standar Mutu Sekolah Islam Terpadu (SIT) yang dituangkan ke dalam modul ajar berbasis proyek dengan merumuskan pertanyaan pemantik yang kontekstual dan aplikatif; (2) Pelaksanaan pembelajaran mengadopsi enam sintaks operasional PjBL yang diinternalisasikan dengan nilai-nilai Islami, menghasilkan produk nyata berupa dokumen kreatif seperti buku saku ibadah rukshah dan media digital materi Al-Qur’an; (3) Faktor pendukung internal meliputi komitmen professional guru, budaya religiusitas lingkungan sekolah, serta fasilitas teknologi penunjang. Sementara itu, faktor penghambat yang dominan adalah keterbatasan alokasi waktu kurikuler dan variasi tingkat keaktifan murid dalam kerja kelompok. Strategi pemecahan masalah dilakukan melalui optimalisasi blended learning dan penerapan peer assessment. Secara teoritis dan praktis, implementasi PjBL terbukti mentransformasikan paradigm pembelajaran PAI dan pasif verbalistik menjadi aktif kontekstua, sehingga secara signifikan meningkatkan dimensi motivasi intrinsik, tanggung jawab, dan hasil karya aplikatif siswa.