Integrasi faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dalam manajemen keuangan perusahaan semakin dianggap sebagai elemen penting dalam perencanaan dan pengambilan keputusan finansial yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perusahaan mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG dalam manajemen keuangan mereka dan mengeksplorasi dampak penerapan ESG terhadap kinerja keuangan perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus dan analisis konten, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam dengan pengambil keputusan di sektor keuangan dan keberlanjutan, serta data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola secara signifikan mempengaruhi keputusan investasi, alokasi modal, serta pengelolaan risiko dalam perusahaan. Integrasi ESG memungkinkan perusahaan untuk mengurangi risiko jangka panjang terkait dengan perubahan regulasi lingkungan, konflik sosial, dan praktik tata kelola yang buruk. Selain itu, perusahaan yang mengimplementasikan kebijakan ESG yang kuat menunjukkan peningkatan efisiensi operasional dan dapat memperoleh akses yang lebih baik ke modal, meningkatkan reputasi, dan mengurangi biaya modal. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya standar konsisten dalam pengukuran dan pelaporan kinerja ESG, serta kesulitan dalam mengukur dampak langsung dari faktor ESG terhadap kinerja finansial jangka pendek. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya integrasi ESG dalam manajemen keuangan untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan dan mengurangi ketidakpastian di pasar global.