Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEMISKINAN STRUKTURAL, PANGAN LOKAL, DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Fernando Kobesi; Fransina W Ballo; Cicilia A Tungga
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 5 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i5.29123

Abstract

Kemiskinan struktural dan ketahanan pangan merupakan dua persoalan pembangunan yang saling berkaitan dan terus mengungkung masyarakat pedesaan di wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses sumber daya dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemiskinan struktural terhadap ketahanan pangan masyarakat, mengidentifikasi jenis pangan lokal yang dikembangkan, serta mengkaji bentuk partisipasi dan kolaborasi masyarakat-pemerintah dalam pengentasan kemiskinan berbasis pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposive, yaitu pejabat Bapperida, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta petani/rumah tangga miskin, ditambah observasi lapangan dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa kemiskinan di TTU bersifat struktural dan persisten, berakar pada keterbatasan akses lahan produktif, rendahnya kualitas SDM, minimnya infrastruktur, serta dominasi pertanian subsisten lahan kering. Kondisi ini secara langsung melemahkan ketahanan pangan rumah tangga. Pangan lokal seperti jagung, ubi kayu, sorgum, dan ubi jalar memiliki potensi strategis, namun pemanfaatannya masih subsisten dan minim nilai tambah. Partisipasi masyarakat dalam program pemerintah masih didominasi oleh posisi pasif penerima manfaat. Disimpulkan bahwa penguatan pangan lokal dalam kerangka pembangunan berkelanjutan memerlukan sinergi kebijakan integratif antara pemerintah dan masyarakat. Kata Kunci : Kemiskinan Struktural, Ketahanan Pangan, Pangan Lokal, Pembangunan Berkelanjutan, Partisipasi Masyarakat