Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEBERADAAN KERATON SELAGANGGA CIAMIS SEBAGAI WARISAN SEJARAH DARI ABAD XIX-XXI Habib Badrusalam; Yeni Wijayanti; Egi Nurholis
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.25842

Abstract

Keraton Selagangga yang terletak di Kabupaten Ciamis merupakan salah satu peninggalan sejarah yang mencerminkan dinamika politik, sosial, dan budaya masyarakat Jawa Barat dari abad XIX hingga abad XXI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keraton Selagangga didirikan pada tahun 1859 oleh Raden Adipati Aria Kusumadiningrat dan berfungsi sebagai simbol kekuasaan lokal serta pusat pelestarian nilai tradisi dan identitas kultural masyarakat. Seiring perkembangan zaman, keraton ini mengalami transformasi fungsi dan menghadapi berbagai tantangan fisik serta struktural; (2) Keraton Selagangga menyimpan ragam koleksi benda bersejarah yang kaya, meliputi senjata pusaka (keris, kujang, pedang, tumbak), artefak megalitikum/klasik (arca, batu pemujaan, prasasti), wadah tembaga, alat musik tradisional (gamelan), serta naskah kuno dan dokumen silsilah; (3) Upaya pelestarian keraton dilaksanakan melalui konservasi preventif, konservasi kuratif, revitalisasi fungsi museum, renovasi fisik bangunan secara berkelanjutan, dan edukasi sejarah kepada masyarakat