Esra Pailan
Universitas Kristen Indonesia Toraja, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Melalui Optimalisasi Pariwisata Tulak Langi' Di Lembang Sarapeang, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja Grace Sriati Mengga; Anastasia Baan; Esra Pailan; Hulda Lois
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v6i2.278

Abstract

Lembang Sarapeang di Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja memiliki potensi wisata alam dan budaya yang cukup besar melalui Objek Wisata Tulak Langi', yang menawarkan panorama pegunungan, perbukitan hijau, udara sejuk, dan pemandangan lautan awan. Namun, pengelolaan destinasi masih menghadapi persoalan kebersihan, penataan kawasan, keterbatasan fasilitas pendukung dan informasi, serta promosi digital yang belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu masyarakat mengoptimalkan potensi Tulak Langi' sebagai penggerak ekonomi lokal. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan bersama masyarakat, dan evaluasi. Program yang dilakukan mencakup penataan fasilitas wisata, gotong royong kebersihan, pembuatan papan informasi dan petunjuk arah, penataan spot foto, pengelolaan media sosial, dokumentasi promosi, serta pengangkutan material kayu untuk pembangunan gazebo. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kebersihan dan kenyamanan kawasan, tersedianya fasilitas dasar wisata, serta mulai terbangunnya sarana promosi digital yang berpotensi memperluas jangkauan informasi destinasi. Kegiatan juga mendorong kesadaran masyarakat mengenai peluang ekonomi dari pengelolaan wisata. Keberlanjutan program memerlukan pemeliharaan fasilitas, konsistensi promosi digital, dukungan pemerintah, dan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan produk serta jasa pendukung wisata.