Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemitraan BPBD Kabupaten Ponorogo Dalam Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) Di Desa Talun Aldy Soni Ramadhan; Yusuf Adam Hilman
Iptekin Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68588/iptekin.v7i2.124

Abstract

Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah program unggulan BPBD Provinsi Jawa Timur yang ditujukan untuk desa-desa dengan risiko bencana tinggi. Salah satu desa yang terpilih dalam program ini adalah Desa Talun di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Desa Talun tergolong rawan bencana seperti tanah longsor, kebakaran hutan, dan angin kencang. Sebelum adanya program Destana, masyarakat Desa Talun melakukan penanggulangan bencana secara mandiri. Program Destana bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang penanggulangan pra-bencana dan pasca-bencana secara terstruktur dengan pendampingan fasilitator. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pendekatan kemitraan yang digunakan BPBD Kabupaten Ponorogo dalam menciptakan Desa Tangguh Bencana di Desa Talun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode kualitatif mengangkat fakta lapangan untuk menjelaskan fenomena secara mendalam melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen-dokumen yang relevan. Teknik pengumpulan data mencakup observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Kepala BPBD, pemerintah Desa Talun, dan pihak FPRB. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan program Destana melibatkan lima konsep utama: akuntabilitas, partisipasi, efisiensi, efektivitas, dan pendekatan partisipatif. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana tetapi juga memperkuat kolaborasi antara BPBD dan masyarakat Desa Talun dalam menciptakan ketangguhan desa terhadap bencana.