Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan MKJI 1997 dalam Rekomendasi Kebijakan Pengaturan Sinyal Lalu Lintas di Pekanbaru: Studi Kasus : Simpang Parit Indah Muchammad Zaenal Muttaqin; Attila Zalfa Zutia
Iptekin Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68588/iptekin.v7i2.140

Abstract

Simpang bersinyal Jalan Parit Indah di Kota Pekanbaru merupakan salah satu titik kemacetan yang cukup signifikan karena tingginya volume kendaraan dan tidak optimalnya pengaturan waktu sinyal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang berdasarkan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 serta menyusun rekomendasi pengaturan waktu sinyal yang lebih efektif. Penelitian dilakukan selama tiga hari pada jam-jam puncak pagi, siang, dan sore, dengan pengumpulan data primer berupa volume kendaraan, kecepatan, serta geometri simpang. Data dianalisis menggunakan pendekatan MKJI 1997 untuk menghitung arus jenuh, derajat kejenuhan, panjang antrian, dan tundaan pada kondisi eksisting dan kondisi setelah alternatif pengaturan sinyal diterapkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting, simpang berada dalam tingkat pelayanan LOS F, dengan panjang antrian dan tundaan yang tinggi. Setelah dilakukan modifikasi waktu sinyal berdasarkan metode MKJI, terjadi penurunan panjang antrian rata-rata sebesar 20 meter dan perbaikan tundaan lalu lintas. Penelitian ini memberikan bukti bahwa optimasi waktu sinyal berbasis MKJI 1997 dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan teknis pengaturan lalu lintas perkotaan, khususnya pada simpang dengan arus lalu lintas tinggi. Rekomendasi hasil kajian ini diharapkan menjadi masukan bagi Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru dalam pengambilan keputusan terkait peningkatan efisiensi simpang bersinyal.