Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesiapan Provinsi Riau Menghadapi Bonus Demografi 2030: Analisis Data Proyeksi Penduduk dan Kajian Kebijakan Ketenagakerjaan serta Pendidikan Putri Oktavia Dekasani
Iptekin Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68588/iptekin.v8i2.159

Abstract

Provinsi Riau tengah memasuki periode puncak bonus demografi yang diproyeksikan terjadi pada 2030–2035, ditandai oleh Rasio Ketergantungan yang diestimasi mencapai 43,9% pada tahun 2030. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menelaah tren dan proyeksi struktur kependudukan Riau serta mengidentifikasi window of opportunity bonus demografi; (2) mengkaji secara kritis karakteristik tantangan ketenagakerjaan, khususnya ketidaksesuaian kompetensi antara lulusan pendidikan dan kebutuhan pasar kerja; serta (3) menilai relevansi output pendidikan vokasi dan merumuskan rekomendasi kebijakan berdasarkan kajian literatur yang ada. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur kualitatif sistematis yang bersumber pada data sekunder dari BPS, Sakernas, Bappenas, dan Kemdikbudristek, serta kajian jurnal ilmiah terindeks terbitan 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun fase bonus demografi telah dimulai, masih terdapat hambatan struktural yang signifikan: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan SMK mencapai 13,5%, sementara Horizontal Mismatch Index (HMI) lulusan pendidikan tinggi sebesar 32,4%, yang menimbulkan kerugian produktivitas diperkirakan Rp 729 miliar per tahun. Kurikulum vokasi belum selaras dengan kebutuhan sektor-sektor prioritas seperti teknologi informasi, logistik, dan energi terbarukan. Penelitian ini merekomendasikan tiga pilar kebijakan terintegrasi: modernisasi pendidikan vokasi, program reskilling dan upskilling yang tertarget, serta penguatan kolaborasi triple helix antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan.