Dimas Prasetyo
Universitas Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam melakukan gerakan guling depan dan guling belakang pada materi senam lantai di kelas VII SMP Negeri 33 Palembang. Siswa menunjukkan rasa kurang percaya diri, kesulitan Dimas Prasetyo; Herri Yusfi; Astomo Ariyanto
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i1.68175

Abstract

Rendahnya hasil belajar guling depan dan guling belakang siswa kelas VII SMP Negeri 33 Palembang disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri, kesulitan memahami teknik, serta dominasi pembelajaran yang bersifat teacher-centered. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar senam lantai melalui penerapan model Discovery Learning. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester genap tahun pelajaran 2024/2025 di SMP Negeri 33 Palembang. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas VII. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Data dikumpulkan melalui tes praktik, tes tulis, lembar observasi afektif, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis secara kuantitatif deskriptif menggunakan persentase ketuntasan, dengan KKTP ≥75 dan indikator keberhasilan ≥85%. Hasil menunjukkan bahwa ketuntasan meningkat dari 7% (2 siswa) pada pra-siklus menjadi 39% (11 siswa) pada siklus I, dan mencapai 100% (28 siswa) pada siklus II, atau naik 93 poin persentase. Peningkatan terbesar terjadi setelah penambahan bimbingan teknik intensif dan peer teaching. Disimpulkan bahwa Discovery Learning efektif meningkatkan hasil belajar guling depan dan guling belakang. Guru PJOK direkomendasikan memadukan model ini dengan bimbingan teknik dan peer teaching pada materi keterampilan gerak yang menuntut keberanian fisik.