Abstract:This study aims to examine the analysis of student perceptions of the actions of students doing whistleblowing. The factors tested were indicators in planned of behavior theory and social exchange theory. More specifically, the purpose of this study was to examine, (1) perceptions of attitudes toward behavior on intention, (2) perceptions of subjective norms on intention, (3) perceptions of organizational support for intentions. This study is a quantitative study using primary data obtained from questionnaire and measured using a likert scale. The population of the study is the Accounting student at the Slovin formula obtained a minimum number of samples of 184 people. The method of determining the sample using purposive sampling and incidental sampling. The data anaysis method used is SPSS 24.0 The result of this study show attitudes towards behavior,perceptions of subjective norms, perceptions of organizational support have a positive effect on the intention of accounting student to conduct whistleblowing.Keywords: Whistleblowing, Cheating, Planned of Behavior Theory and Social Exchange Theory DAFTAR PUSTAKA Abern dan Mc Donald. 2002. The Professional Consequences of Whistleblowing.Ajzen dan Icek, 1991. The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes Article, 50, 179-211.Alleyne, Hudaib dan Pike. (2013) Towards a Conceptual Model of Whistleblowing Intention Among External Auditors. The British Accounting Review, 8(1), 10-23.Amijaya, Gilang Rizky. 2010. Pengaruh Persepsi Teknologi Informasi, Kemudahan, Risiko dan Fitur Layana Terhadap Minat Ulang Nasabah Bank dalam Menggunakan Internet Banking (Studi pada Nasabah Bank BCA). Skripsi S1. Manajemen Universitas Diponegoro. Semarang.Bagustianto dan Nurkholis. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing. Simposium Nasional Akuntansi XVIII, Medan, 16-19 September.Bouville, Mathieu. 2007. Whistleblowing and Morality. Journal of Business Ethics, 2008 (81), 579-585.Cropanzano dan Mitchell. 2005. Social Exchange Theory: An Interdisciplinary Review. Journal of Management, 31, 871-900.Davitri. 2012. Pengaruh Pertimbangan Etis dan Komponen Perilaku Terencana Pada Niat Whistleblowing Internal dengan Locus of Control sebagai Variabel Pemoderasi (TESIS). Yogyakarta. Program Pasca sarjana Universitas Gajah Mada. Dwiyani dan Mellisa. 2017. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat   Mahasiswa Melakukan Whistleblowing (Studi pada Mahasiswa Akutansi STIE Asia Malang).11(1), 56-63.Eisenberger, Huntington dan Sowa. 1986. Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology; 71 (3), 500-507.Elias, Rafik. 2008. Auditing Student’s Professional Commitment and Anticipatory Socialand Their Ripelationship to Whistleblowing. “Managerial Auditing Journal, vol. 23(3), 283-294.Fausiah. 2013. Pengaruh Sikap, Norma Subyektif, dan Persepsi Kontrol Perilaku Terhadap Intensi Karyawan untuk Berperilaku K3 di Unit PLTD PT PLN Persero Sektor Tello Wilayar Sulselbar (Aplikasi TPB). Jurnal (Online) Bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja FKM Unhas, Makassar, diakses Melalui http://repository.unhas.ac.idFishbein dan Ajzen. 1975. Belief Attitude, Intention and Behavior. Reading, MA: Addison-Wesley.Ghozali, Imam. 2016. Analisis Multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Ghozali, Imam. 2016. Analisis Multivariate dengan program SPSS. Semarang: badan Penerbit UNDIP.Halim dan Supomo. (1990). Akuntansi Manajemen.Yogyakarta: BPFE.Hogg dan Vaughan. 2005. Social Psychology. British: Prentice HallIndriantoro dan Supomo. 2009. Metode Penelitian Bisnis untuk Akutansi & Manajemen. Edisi Pertama. BPFE: Yogyakarta.Jeon. (2017). Where to Report Wrong Doings? Exploring the Determinants of Internal Versus External Whistleblowing. International Review of Public Adminitration, 1-19.Jogiyanto. 2007. Sistem Informasi Keprilakuan. Edisi Revisi. Penerbit Andi: Yogyakarta.Jogiyanto. 2007. Metodologi Penelitian Sistem Informasi. Penerbit Andi: Yogyakarta.King. 1997. The Effect of Interpersonal Closeness and Issue Seriousness on Blowinging the Whistle. Journal of Business Communication.34(4), 419-436.KNKG. (2008). Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran – SPP (Whistleblowing System WBS). Jakarta: KNKG. Kreitner dan Kinicki (2005). Pengaruh Komitmen Profesional dan Pertimbangan Etis terhadap Intensi Melakukan Whistleblowing: Locus Of Control Sebagai Variabel Moderasi.Kuncoro, Mudrajad. (2003). Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta:           Erlangga.Kumar dan Santoro. (2017). A Justification of whistleblowing. Philosophy dan Social Criticism, 43 (7). 669-689.Kurningsih, Reni Sekar. (2013). Studi Empiris Terhadap Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Karir Mahasiswa Akuntansi.Lubis, Arfan Ikhsan. 2010. Akuntansi Keprilakuan. Edisi 2. Penerbit Salemba Empat. Jakarta.Lestari dan Yaya. 2017. Whistleblowing dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi   Niat Melaksanakannya oleh Aparatur Sipil Negara. XXI (03),           336-350.LPSK 2011. Penerapan Perlindungan Saksi Pelapor (Whistleblower) dalam Sistem Pengadilan Pidana di Indonesia. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 2(2).Maradona, Khilmi. 2009. Hubungan Sikap Pelanggan, Persepsi Norma Subyektif  Pelanggan, dan Kontrol Perilaku Pelanggan dengan Intensi Kepatuhan Pelanggan Dalam Membayar Tagihan Jasa Telepon Rumah Di PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk Malang (Penerapan Theory of Planned Behavior). Skripsi S1 Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.Miceli dan Near 1985. Characteristich of Organizational Climate and Perceived Wrongdoing Associated with Whistleblowing Decisions. Personnel Psychology, 38, 525-44.Miceli dan Near. 1992. Situation Variabels Affecting the Whistleblowing Decision: A Review of the Literature. Advances In Management Accounting, 1, 109-139.Miceli dan Near. 2005. Characteristics of o organizational climate and Perceived wrongdoing associated with whistleblowing decisions. Perssonel psychology, 38, 525-44.Mahmud. 1990. Psikologi Suatu Pengantar. Edisi 1. Yogyakarta: BPFE.Malik, Rahardian. 2010. Analisis Perbedaan Komitmen Professional dan Sosialisasi Antisifatif Mahasiswa PPA dan Non-PPA pada Hubungannya dengan Whistleblowing. Skripsi S1 Akutansi Universitas Diponegoro. Tidak Dipublikasikan.Mustapha dan Siaw. (2012). “ Whistleblowing Perceptions of Future Accountans†International Confeerence on Economis Business Inovation. 38, 135-139.Nugroho, Bhuono Agung. 2005. Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian Dengan SPSS. Andi. Yogyakarta.Nur Indriantoro dan Bambamg Supomo. (2012). Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen. Edisi kedua. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. PT Intermasa Jakarta.Nachrowi. (2006). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan.Park, Heungsik dan Blenkinsopp 2009, Whistleblowing as Planned Behaviour – A Survey of South Korean Police Officer, Journal of Business Ethics, 85, 545-556.Parianti. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat dan Perilaku Whistleblowing Mahasiswa Akuntansi.Putri. 2016. Pengaruh Jalur Pelaporan dan Tingkat Religiusitas Terhadap Niat Seseorang Melakukan Whistleblowing. Jurnal Akuntansi dan Investasi. 42-52.PP No. 71 Tahun 2000. Whistleblower adalah Orang yang Memberi suatu Informasi Kepada Penegak HukumRahmah. 2011. Pengaruh Sikap, Norma Subyektif, dan Perceived Behavioral Control (PBC) Terhadap Intensi Membeli Buku Referensi Kuliah Ilegal pada Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.Rhoades dan Eisenberger. 2002. Perceived Organizational Support: a review of the literature, Journal pf Applied Psychology, 87 (4), 698-714, doi: 610.1037/0021-9010.1087.1034.1698.Syf. Salsabila. 2017. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat dan Perilaku Whistleblowing Mahasiswa Akutansi (Studi Kasus Mahasiswa Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura). Skripsi. Program Sarjana Universitas Tanjungpura, Pontianak.Sulistomo, Akmal. 2012. Persepsi Mahasiswa Akutansi Terhadap Pengungkapan Kecurangan (Studi Empiris pada Mahasiswa Akutansi UNDIP dan UGM). Skripsi. Program Sarjana Universitas Diponegoro, Semarang.Sekaran, Uma. 2003. Research Method for Business. Fourth Edition. New York. John Willey & Sons, Inc.Semendawai. 2011. Memahami Whistleblower, Jakarta: Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).Sweeney. 2008, Hotlines Helpful for Blowing the Whistle, Financial Executive, 24(4), 28-31.Siegel, Helene dan Marconi. 1989. Accounting Behavioral. South Westren Publishing.Suliyanto. 2005. Metode Riset Bisnis. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. 2013. Metode penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta.Sarbanes Oxley Act. 2002 (SOX). Istilah tentang Whistleblowing.Saud, Ilham Maulana. 2016. Pengaruh Sikap dan Persepsi Kontrol Perilaku Terhadap Niat Whistleblowing Internal-Eksternal dengan Persepsi Dukungan Organisasi Sebagai Variabel Pemoderisasi.17(2), 209-219.Siti, Aliya. 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pegawai dalam Melakukan Tindakan Whistleblowing. 12(2).Sunyoto. (2013). Metodologi Penelitian Akuntansi. Bandung: Refika Aditama.Suryono. (2016). Sikap, Norma Subyektif, dan Intensi Pegawai Negeri Sipil untuk Mengadukan Pelanggaran Whistleblowing.Supriyanto, Budi. (1998). Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan dan Pengembangan Kerja. Yogyakarta: BPFE.Supriyanto, Budi. (2009). Manajemen Tata Ruang. Tanggerang: Media Briliant.Sunyoto. (2013). Metodologi Penelitian Akuntansi. Bandung: Refika AditamaStanley Lan. (2008). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Whistleblowing System di Indonesia.Usman, Anwar dan Mujahidin. Artikel Whistleblower Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.