This Author published in this journals
All Journal Khidmatuna
Andina Ariani
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN REBRANDING DAN DIGITALISASI PEMASARAN UMKM KERIPIK TEMPE MELALUI PLATFORM SHOPEE DI DUSUN BALONGMASIN Annisa Qurrota A’yun; Siti Khusnul Rofiah Rofiah; Khurriyatul Mutrofin; Andina Ariani
Jurnal Khidmatuna Vol 4 No 2 (2024): VOL 4 NO 2 (2024) : OKTOBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pada usaha mikro seringkali terhambat oleh keterbatasan literasi teknologi dan minimnya penguatan identitas usaha. Program pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi UMKM Keripik Tempe Ibu Sri di Dusun Balongmasin dalam memperkuat branding serta memulai digitalisasi pemasaran melalui platform Shopee. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan analisis kebutuhan, rebranding stiker kemasan, pemasangan banner usaha, pendaftaran lokasi di Google Maps, serta pembuatan dan pendampingan pengelolaan akun Shopee. Kegiatan dilakukan secara bertahap dengan metode praktik langsung (learning by doing) guna menyesuaikan dengan kapasitas dan karakteristik usaha berbasis rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan identitas visual produk melalui penggunaan stiker kemasan yang lebih informatif dan profesional, serta meningkatnya visibilitas usaha melalui kehadiran banner dan pencantuman lokasi pada Google Maps. Selain itu, UMKM berhasil memiliki akun Shopee sebagai etalase digital dan mulai memahami mekanisme pengelolaan pemasaran berbasis pre-order. Meskipun belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan dalam jangka pendek, program ini berhasil membangun kesiapan awal pelaku usaha dalam menghadapi transformasi digital. Pendampingan ini menegaskan bahwa digitalisasi UMKM tidak selalu harus dimulai dari intervensi berskala besar, melainkan dapat diawali dari penguatan identitas visual dan integrasi platform digital sederhana yang relevan dengan kapasitas usaha. Model pendampingan kontekstual dan partisipatif menjadi strategi efektif dalam mendukung keberlanjutan UMKM berbasis rumah tangga di era ekonomi digital