ahmad fausi
program studi kesehatan masyarakat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis  Sanitasi Lingkungan dan Status Gizi Balita Dengan Kejadian Penyakit ISPA di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Banda Raya ahmad fausi
Jurnal Serambi Kesehatan Nusantara Vol. 1 No. 4: Oktober 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Serambi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISPA masih memberikan beban kesehatan yang besar pada kelompok balita, terutama karena frekuensi kemunculannya yang tinggi serta konsekuensinya bagi proses tumbuh kembang anak. Kerentanan terhadap gangguan tersebut dapat berkaitan dengan keadaan tempat tinggal yang tidak memenuhi standar sanitasi maupun kondisi gizi balita yang kurang optimal. Kajian di wilayah kerja UPTD Puskesmas Banda Raya, Banda Aceh, diarahkan untuk menelaah keterkaitan kedua aspek tersebut dengan kemunculan ISPA pada balita. Pendekatan kuantitatif secara cross-sectional diterapkan kepada 92 responden yang ditetapkan melalui purposive sampling. Informasi diperoleh menggunakan kuesioner, pengamatan langsung, serta dokumentasi, kemudian diolah memakai Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Dari keseluruhan balita, 78,3% tercatat mengalami ISPA, 52,2% responden berada pada kondisi sanitasi lingkungan kurang baik, sedangkan 77,2% balita tergolong memiliki gizi kurang. Perhitungan bivariat memperoleh p=0,010 dan OR=0,51 pada keterkaitan sanitasi lingkungan dengan ISPA, sementara status gizi memperoleh p=0,039 dan OR=3,03. Balita dengan keadaan gizi kurang mempunyai risiko lebih tinggi mengalami ISPA dibandingkan kelompok bergizi normal. Gambaran tersebut menempatkan kualitas sanitasi tempat tinggal dan kecukupan gizi sebagai dua unsur penting yang berkaitan dengan kemunculan ISPA. Pencegahan secara berkesinambungan karena itu perlu mencakup pembenahan sanitasi rumah sekaligus pemenuhan kebutuhan gizi balita.