This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrium
Risky Ridha
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra, Jl. Prof. Dr. Syarief Thayeb, Meurandeh, Kota Langsa, Aceh 24415, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh konsentrasi dan lama perendaman zat pengatur tumbuh (ZPT) hormonik terhadap viabilitas benih cabai rawit (Capsicum frutescens L.) Zulfani Anwar; Iwan Saputra; Risky Ridha
Agrium Vol. 23 No. 3: September 2026
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v23i3.28238

Abstract

Penurunan viabilitas benih cabai rawit akibat proses penyimpanan dapat menghambat perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman. Salah satu upaya untuk meningkatkan kembali mutu fisiologis benih adalah melalui aplikasi zat pengatur tumbuh (ZPT) Hormonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ZPT Hormonik, lama perendaman, serta interaksi keduanya terhadap viabilitas benih cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Samudra, Kota Langsa, Aceh, pada April–Mei 2026 dengan rancangan acak lengkap faktorial dua faktor, tiga ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi ZPT Hormonik (0, 2, dan 4 cc L⁻¹ air), sedangkan faktor kedua adalah lama perendaman (3, 6, dan 9 jam). Parameter yang diamati meliputi potensi tumbuh, daya kecambah, vigor benih, tinggi kecambah, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ZPT Hormonik berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh, daya kecambah, dan vigor benih, serta berpengaruh nyata terhadap tinggi kecambah. Lama perendaman berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi kecambah dan berpengaruh nyata terhadap daya kecambah. Interaksi kedua faktor berpengaruh nyata terhadap potensi tumbuh dan tinggi kecambah. Perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi ZPT Hormonik 4 cc L⁻¹ air (Z2) dengan lama perendaman 6 jam (L2), yang direkomendasikan untuk meningkatkan viabilitas benih cabai rawit.