Dwi Fadlilah Musfiroh
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Pendidikan Sosial Emosional dengan Metode STOP untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Dwi Fadlilah Musfiroh; Bambang Sumardjoko; Ahmad Muhibbin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 3 Agustus (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.5079

Abstract

Motivasi belajar matematika siswa sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh penguasaan konsep kognitif, tetapi juga oleh kesiapan sosial dan emosional peserta didik, sementara pembelajaran matematika di sekolah dasar pada umumnya masih berfokus pada aspek kognitif dan belum mengintegrasikan Pendidikan Sosial Emosional (PSE) secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kepraktisan pembelajaran matematika berbasis PSE dengan metode STOP (Stop, Take a Breath, Observe, Proceed) untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar, mengikuti tahap Analysis, Design, Development, dan Implementation pada model ADDIE. Analisis penelitian deskriptif memadukan data kuantitatif dan kualitatif dilakukan terhadap 20 siswa kelas V SD Muhammadiyah Palur secara total sampling melalui angket motivasi belajar (18 butir), lembar observasi perilaku belajar (16 indikator), dan wawancara semi-terstruktur. Hasil analisis menunjukkan skor motivasi belajar rata-rata 61,8% (kategori Tinggi namun belum optimal), dengan aspek komitmen terhadap tugas dan kewajiban belajar sebagai titik terlemah (57,5%); seluruh siswa (100%) menunjukkan tanda kebosanan atau kehilangan fokus, 85% siswa memiliki kecenderungan berhenti sejenak ketika frustrasi, tetapi tidak satu pun (0%) yang menggunakan teknik pernapasan sadar. Pada tahap Design dan Development, modul divalidasi oleh tiga ahli (materi matematika, PSE/mindfulness, dan praktisi) menggunakan koefisien Aiken's V dan diperoleh rata-rata 0,929 (kategori valid), kemudian diujicobakan secara terbatas pada 10 siswa dengan desain one-group pretest-posttest, menghasilkan kenaikan skor rata-rata dari 47,70 menjadi 63,20 (N-Gain 0,574, kategori sedang). Pada tahap Implementation, modul diujicobakan pada 20 siswa dalam satu pertemuan (2 JP); keterlaksanaan pembelajaran mencapai 87,5% (14 dari 16 indikator terlaksana konsisten), skor motivasi belajar meningkat dari 61,89% menjadi 75,61% (N-Gain 0,36, kategori sedang), dan respons guru maupun siswa terhadap modul tergolong positif. Dua indikator keterlaksanaan yang belum konsisten yaitu penggunaan pernapasan sadar secara mandiri dan ketahanan keterlibatan pada tugas. Sehingga revisi produk difokuskan pada penyederhanaan instruksi Take a Breath dan penguatan momen refleksi. Secara keseluruhan, modul pembelajaran matematika berbasis PSE dengan metode STOP terbukti valid, praktis, dan berpotensi meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar, meskipun peningkatan yang dicapai pada implementasi satu pertemuan masih berada pada kategori sedang sehingga penerapan penuh enam pertemuan serta uji coba pada skala yang lebih luas tetap direkomendasikan.