Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan sales growth terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui Bloomberg Terminal Universitas Airlangga. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan 448 observasi perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Stata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Namun, arah pengaruh yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai Effective Tax Rate (ETR) mengindikasikan bahwa perusahaan dengan ukuran yang lebih besar cenderung memiliki tingkat tax avoidance yang lebih rendah. Profitabilitas yang diproksikan menggunakan Return on Assets (ROA) tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Sementara itu, sales growth berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, di mana peningkatan pertumbuhan penjualan diikuti dengan meningkatnya nilai ETR yang mencerminkan menurunnya praktik tax avoidance. Temuan penelitian ini mendukung teori agensi yang menjelaskan bahwa pengawasan yang efektif dapat membatasi perilaku oportunistik manajemen dalam melakukan penghindaran pajak. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi otoritas perpajakan dalam merumuskan strategi pengawasan yang lebih efektif, khususnya pada sektor pertambangan yang memiliki kontribusi penting terhadap penerimaan negara.