Gunawan Rahman Hakim
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Remaja di Pasar II, Kecamatan Prabumulih: Penelitian Radina Zalsabila; Tiyan Si Putri; Dimas Pranata; Hairina Amelia; Soraya Noer Fadilla; Muhammad Mahesa Wiguna; Hardiyanto; Agustina Ulandari; M.Yazid Pranowo; Maysaroh; Gunawan Rahman Hakim; Wiria Artha Wiguna; Apriansyah; Paisol Burlian
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.684

Abstract

Pernikahan dini merupakan salah satu permasalahan sosial yang dapat memberikan dampak terhadap berbagai aspek kehidupan remaja, seperti pendidikan, kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi. Rendahnya pemahaman remaja mengenai risiko pernikahan dini dapat meningkatkan kerentanan terhadap keputusan menikah pada usia yang belum matang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan sosialisasi bahaya pernikahan dini sebagai upaya meningkatkan kesadaran remaja di Pasar II, Kecamatan Prabumulih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas remaja yang mengikuti kegiatan sosialisasi serta pihak yang berkaitan dengan kegiatan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum kegiatan sosialisasi, sebagian remaja masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai dampak pernikahan dini. Pelaksanaan sosialisasi memberikan informasi mengenai berbagai risiko pernikahan dini, khususnya dampaknya terhadap pendidikan, kesehatan reproduksi, kesiapan psikologis, kehidupan sosial, dan kondisi ekonomi. Setelah mengikuti kegiatan, remaja menunjukkan pemahaman dan kesadaran yang lebih baik serta mulai mempertimbangkan pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan. Sosialisasi secara langsung dan interaktif dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya pernikahan dini.