Kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim, deforestasi, dan peningkatan emisi gas rumah kaca menuntut adanya solusi komprehensif melalui sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai ekoteologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta perannya dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa di SD 34/1 Teratai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI, siswa, dan kepala sekolah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ekoteologi dilakukan melalui pengaitan ayat-ayat Al-Qur’an dengan kondisi lingkungan sekolah, penerapan pembelajaran kontekstual, serta penguatan budaya sekolah ramah lingkungan seperti kegiatan gotong royong, pengelolaan sampah, penghijauan, dan pembiasaan hemat sumber daya. Peran guru sebagai fasilitator dan teladan menjadi faktor kunci dalam internalisasi nilai ekologis berbasis ajaran Islam. Implementasi ini mampu meningkatkan kesadaran dan membentuk karakter peduli lingkungan siswa, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas dan perlunya peningkatan kompetensi guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ekoteologi dalam pembelajaran PAI efektif dalam membentuk karakter peduli lingkungan siswa di SD 34/1 Teratai.