Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa kelas V pada materi senam lantai teknik dasar roll depan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 160 Palembang dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V, sedangkan sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes praktik dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar senam lantai teknik dasar roll depan siswa kelas V. Hal ini dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 Berdasarkan Hasil perhitungan uji hipotesis, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00. Nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikansi α = 0,05 (0,00 < 0,05), dengan demikian H₀ ditolak dan H₁ diterima. ,diperoleh nilai t hitung sebesar 4,665 dan t tabel 0,2787 dengan perbedaan rata-rata (mean difference) sebesar 12,600. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 86,80 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 74,20. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada materi senam lantai teknik dasar roll depan.