Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 136 Palembang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional sehingga siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 115 siswa kelas IV SD Negeri 136 Palembang tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian berjumlah 59 siswa yang terdiri atas 29 siswa kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas IV B sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan pusposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample t-test) dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji normalitas memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,208 pada kelas eksperimen dan 0,102 pada kelas kontrol, sedangkan hasil uji homogenitas memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,448. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 81,38, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 44,90. Selain itu, diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sehingga Ha diterima dan Hâ‚€ ditolak.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 136 Palembang. Penerapan model Think Pair Share (TPS) mampu meningkatkan keaktifan, kerja sama, partisipasi, dan pemahaman siswa sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan.