Sri Yani Widyaningsih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Sri Yani Widyaningsih
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan praktikum kimia pada materi faktor-faktor laju reaksi menuntut keterlibatan aktifsiswa dalam melakukan eksperimen, mengolah data, serta menyusun kesimpulan dan laporan.Namun, pada praktiknya, sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan pada tahap analisis datadan penyusunan laporan praktikum sehingga memerlukan bimbingan intensif dari guru. Melaluipemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam mendukung aktivitas belajar dankemampuan berpikir kritis siswa mampu memberikan pengalaman mengajar yang diangkatsebagai Best practice. Subyek yang digunakan adalah 31 siswa kelas XI IPA tahun ajaran2023/2024. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa meningkat secara signifikan dari41,58 menjadi 79,60 dengan nilai N-Gain sebesar 0,65 (kategori sedang–tinggi), sedangkankemampuan berpikir kritis meningkat dari 63,48 menjadi 67,96 dengan nilai N-Gain sebesar 0,12(kategori rendah). Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek partisipasi dan pemanfaatan AI, yangmenunjukkan bahwa siswa lebih terlibat aktif dan terbantu dalam proses analisis data sertapenyusunan laporan praktikum. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan AI efektif dalammeningkatkan keterlibatan belajar dan kemandirian siswa, sekaligus mendukung prinsip transferbelajar menurut Gagné, yaitu kemampuan menerapkan konsep pada situasi baru melaluipenguasaan fakta dan keterampilan dasar. Oleh karena itu, praktik ini layak dibagikan sebagaialternatif solusi dalam pembelajaran kimia, meskipun penguatan strategi yang menekankananalisis mendalam masih diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa.
INQUIRI BERBASIS QUANTUM LEARNING OLAH PH2R (PIKIR, HATI, RASA DAN RAGA) WUJUDKAN LULUSAN KREATIF DALAM BELAJAR KIMIA MAN TEMANGGUNG Sri Yani Widyaningsih
Proceeding Seminar Nasional IPA 2026
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbaikan pembelajaran dengan mengikuti alur PTK (Penelitian Tindakan Kelas)bertujuan untuk mewujudkan lulusan kreatif dalam belajar kimia, dilakukan melalui pendekatanmendalam menerapkan model inquiry berbasis quantum learning dengan prinsip pembelajaranolah PH2R (Pikir, Hati, Rasa dan Raga) materi Elektrokimia kelas XII IPS 3 MANTemanggung. Dilakukan tahun pelajaran 2024/2025 dua siklus secara kesinambungan, subyek36 siswa. Setiap siklus terdiri dari tiga kegiatan yaitu merencanakan, melaksanakan, danmerefleksi. Tujuan perbaikan pembelajaran ini adalah tindaklanjut hasil analisis terhadapassesmen materi yang telah diberikan, dengan menganalisa kekurangan diharapkan mampumenghasilkan kualitas yang aktual serta pembelajaran yang lebih sempurna di masa mendatang.Terdapat dua jenis data, yaitu: 1). data kualitatif, berupa: hasil observasi setiap sikluspada lembar observasi, hasil wawancara langsung, hasil wawancara tertulis, 2). data kuantitatif,berupa: nilai formatif akhir siklus I, II. Hasil analisis data kuantitatif masing-masing akhir siklusdiperoleh: 1) siklus I: nilai rata-rata 74,97 ketuntasan 58%, sebanyak 21 siswa mencapaiketuntasan, 2). siklus II: nilai rata-rata 79,87 ketuntasan sebesar 94,44%, sebanyak 34 siswamemperoleh ketuntasan. Sedangkan hasil analisis kualitatif penilaian terhadap prinsippembelajaran melalui olah Hati, Rasa dan Raga memberikan predikat baik di siklus I nilai ratarata 81,57, predikat baik siklus II 86,56. Hasil perbaikan pembelajaran yang dilakukan olehpengajar sekaligus peneliti disimpulkan bahwa pendekatan mendalam menerapkan modelinquiry berbasis quantum learning melalui olah PH2R (Pikir, Hati, Rasa dan Raga) memberikanhasil yang signifikan dan memberikan pengalaman untuk motivasi pendidik untuk selalumengevaluasi dan merefleksi hasil pembelajaran dan melakukan perbaikan sepanjang hayat.