Dedi Bulelenan
Universitas Kristen Indonesia Toraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN POTENSI WISATA ALAM PUNTAK LEMBANG SA'DAN PEBULIAN MELALUI DIGITALISASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENUJU SUSTAINABLE TOURISM YANG CERDAS DAN RESPONSIF Elisabet Pali; Althon K. Pongtuluran; Dedi Bulelenan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.63828

Abstract

Wisata Puntak di Lembang Sa’dan Pebulian, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara memiliki potensi wisata alam berupa panorama pegunungan, hutan pinus, udara yang sejuk, serta lingkungan yang masih relatif alami. Namun, potensi tersebut belum didukung secara optimal oleh pengelolaan destinasi, fasilitas pendukung, informasi wisata, promosi, penataan kawasan, dan aksesibilitas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi Wisata Puntak melalui digitalisasi destinasi dan pemberdayaan masyarakat sebagai upaya mendukung penerapan pariwisata berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi kondisi kawasan, koordinasi dengan masyarakat, penataan dan pembersihan lingkungan, penyediaan serta penguatan identitas dan fasilitas destinasi, pengembangan media digital, serta promosi melalui media sosial, website, dan Google Maps. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam penataan kawasan, kebersihan lingkungan, identitas destinasi, fasilitas pendukung, serta ketersediaan informasi dan promosi digital. Pemanfaatan media digital juga membantu meningkatkan visibilitas Wisata Puntak dan mempermudah calon pengunjung memperoleh informasi mengenai destinasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara digitalisasi, penataan fisik kawasan, dan keterlibatan masyarakat dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan Wisata Puntak menuju destinasi wisata yang lebih cerdas, responsif, dan berkelanjutan.