Nabilah Ayu Maharani
Universitas Dian Nuswantoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MATERIALISM HAPPINESS, ELECTRONIC WORD OF MOUTH, DAN CELEBRITY ENDORSEMENT DALAM PERILAKU COMPULSIVE BUYING GEN Z: PERAN MEDIASI IMPULSIVE BUYING PADA BRAND UNIQLO DI KOTA SEMARANG Nabilah Ayu Maharani; Guruh Taufan Hariyadi; Lenni Yovita; Pradana Jati Kusuma
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 5 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mjq69755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh materialism happiness, electronic word of mouth (e-WOM), dan celebrity endorsement terhadap compulsive buying dengan impulsive buying sebagai variabel mediasi pada konsumen Generasi Z pengguna brand UNIQLO di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, dan melibatkan 126 responden Gen Z yang berdomisili di Semarang. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan menggunakan Software SmartPLS 3.0. Hasil menunjukkan bahwa materialism happiness berpengaruh positif terhadap impulsive dan compulsive buying. Electronic Word of Mouth berpengaruh terhadap impulsive buying, namun tidak terhadap compulsive buying. Celebrity Endorsement tidak berpengaruh signifikan terhadap kedua perilaku pembelian tersebut. Impulsive buying memediasi pengaruh materialism happiness dan e-WOM terhadap compulsive buying, tetapi tidak memediasi hubungan antara celebrity endorsement dan compulsive buying. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman perilaku konsumtif Generasi Z, khususnya dalam konteks brand fashion global seperti UNIQLO, serta menjadi acuan bagi pemasar dalam menyusun strategi komunikasi dan promosi yang lebih efektif.