Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh demokratis terhadap penalaran kritis anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 responden dari beberapa tk diwilayah pisangan timur,yang kemudian terdapat 40 responden yang merespon dan dijadikan sampel penelitian menggunakan sampling jenuh. Pengumpula data dilakukan melalui penyebaran angket yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Analisis data meliputi uji persyaratan analisis berupa uji normalitas galat taksiran regresi sederhana dan uji linearitas, kemudian dilanjutkan dengan analisis regresi linier sederhana menggunakan program IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.398 yang termasuk dalam kategori hubungan sangat kuat antara pola asuh demokratis dengan penalaran kritis anak usia dini. Selain itu,diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.155 yang berarti bahwa 15,5% variasi penalaran kritis anak usia dini dipengaruhi oleh pola asuh demokratis, sedangkan 75,7% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini. Hasil uji hipotesis juga menunjukan nilai signifikansi sebesar 0.012 yaitu lebih kecil dari taeaf signifikasi 0.05(0.012 < 0.05). Dengan demikian ,Ho ditolak dan Ha diterima sehinga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pola asuh demokratis terhadap penalaran kritis anak usia dini. Dengan demikian, semakin baik penerapan pola asuh demokratis oleh orang tua, maka semakin baik pula kemampuan penalaran kritis anak usia dini.