Fitrah Mulyanti
Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Aktivitas Kolase Biji-Bijian Pada Anak Usia Dini 4-5 Tahun Di TK Islam Ruhama Bekasi Dias Nanda Elisa; Roza Yenita; Fitrah Mulyanti
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v4i1.404

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK Islam Ruhama Bekasi, yang terlihat dari kesulitan anak dalam memegang, mengambil, memindahkan, menempel, dan menyusun benda berukuran kecil secara tepat dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan aktivitas kolase biji-bijian serta mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui aktivitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok A usia 4–5 tahun di TK Islam Ruhama Bekasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan motorik halus dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil perkembangan anak pada tahap pra-siklus, Siklus I, dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aktivitas kolase biji-bijian dilakukan melalui kegiatan mengenalkan alat dan bahan, memberikan contoh, mengambil dan memilih biji-bijian, memberikan lem, serta menempel dan menyusun biji-bijian sesuai pola. Kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan secara bertahap. Pada pra-siklus, anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 20,00%. Pada Siklus I meningkat menjadi 73,33%, tetapi belum mencapai kriteria keberhasilan minimal 75%. Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II, ketuntasan meningkat menjadi 86,67% dan telah melampaui kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, aktivitas kolase biji-bijian dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK Islam Ruhama Bekasi.