Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan strategi mahārat al-istimā' (keterampilan menyimak) dalam pembelajaran bahasa Arab guna meningkatkan kompetensi menyimak peserta didik. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan empiris bahwa keterampilan menyimak merupakan komponen paling fundamental sekaligus paling sering terabaikan dalam pengajaran bahasa Arab di lembaga-lembaga pendidikan formal Indonesia. Banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami bahasa Arab lisan akibat keterbatasan pemaparan autentik, metode pengajaran yang kurang variatif, dan penggunaan media pembelajaran yang tidak memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka sistematis (systematic literatur review), di mana sumber-sumber ilmiah yang relevan—meliputi buku teks, artikel jurnal terindeks, dan laporan penelitian—diidentifikasi, dievaluasi, dan disintesiskan secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai penerapan strategi pembelajaran—mencakup media audio, media audio-visual, strategi repetisi dan shadowing, pendekatan komunikatif, serta strategi berbasis teknologi digital—berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan menyimak peserta didik pada dimensi fonemik, leksikal, dan wacana. Strategi-strategi tersebut tidak hanya meningkatkan kompetensi pemahaman auditif, tetapi juga mendorong peningkatan motivasi, keterlibatan aktif, kesadaran metakognitif, dan kepercayaan diri komunikatif. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis integratif dan komprehensif atas berbagai kategori strategi mahārat al-istimā' dalam satu kerangka analitis terpadu, yang memberikan panduan praktis bagi pendidik bahasa Arab dalam merancang kegiatan pembelajaran menyimak yang lebih efektif dan inovatif.