Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) pada laporan keuangan Koperasi Politeknik Negeri Nunukan, menganalisis kesesuaian laporan keuangan yang disusun dengan ketentuan SAK EP, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap enam informan yang terdiri atas ketua koperasi, dua pengurus, dan tiga pengawas Koperasi Politeknik Negeri Nunukan. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Politeknik Negeri Nunukan telah mulai menerapkan SAK EP sejak memperoleh pendampingan dari Dinas Koperasi Kabupaten Nunukan pada tahun 2025. Penerapan tersebut terlihat dari penyusunan laporan posisi keuangan dan laporan perhitungan hasil usaha yang telah sesuai dengan prinsip dasar SAK EP, termasuk penyajian aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, beban, dan sisa hasil usaha (SHU). Namun, penerapan SAK EP belum sepenuhnya sesuai karena koperasi belum menyusun laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan sebagaimana dipersyaratkan dalam SAK EP. Selain itu, pencatatan transaksi masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan dalam penyusunan laporan keuangan. Kendala utama dalam penerapan SAK EP meliputi pencatatan arus kas yang belum diklasifikasikan berdasarkan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, keterbatasan sumber daya manusia, fokus penyusunan laporan keuangan yang masih diarahkan pada kebutuhan Rapat Anggota Tahunan (RAT), serta belum adanya tuntutan dari pengawas dan anggota untuk menyusun laporan keuangan secara lengkap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SAK EP pada Koperasi Politeknik Negeri Nunukan telah dilaksanakan.