Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas dan aktivitas terhadap harga saham perusahaan Bank Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan aktivitas diproksikan dengan Total Asset Turnover (TATO). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga penutupan saham selama periode 2021–2025. Populasi sekaligus sampel penelitian terdiri atas PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan menghasilkan 20 observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dengan nilai koefisien sebesar 0,401, nilai t sebesar 4,157, dan signifikansi 0,001. TATO juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dengan koefisien sebesar 0,171, nilai t sebesar 3,257, dan signifikansi 0,005. Secara simultan, ROA dan TATO berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai F sebesar 27,242 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,734 menunjukkan bahwa 73,4% variasi harga saham dapat dijelaskan oleh ROA dan TATO, sedangkan 26,6% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan menghasilkan laba dan efektivitas pemanfaatan aset menjadi informasi fundamental yang diperhatikan investor dalam menilai saham Bank BUMN.