Faiqotun Nisa
UIN AntasarI Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pendalaman Materi Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Islami Siswa Madrasah Tsanawiyah Faiqotun Nisa; Mahyuddin Barni
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 2 : SERUMPUN (JULY-AUGUST 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i2.490

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan remaja, termasuk munculnya berbagai tantangan terhadap pembentukan moral dan karakter Islami. Kemudahan akses informasi melalui media digital tidak hanya memberikan manfaat dalam proses pembelajaran, tetapi juga menghadirkan risiko berupa paparan konten negatif, pergeseran nilai, serta perilaku yang tidak sesuai dengan prinsip akhlak Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pendalaman materi Akidah Akhlak dalam membentuk karakter Islami remaja Madrasah Tsanawiyah (MTs) di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research melalui kajian terhadap buku teks Akidah Akhlak, regulasi pendidikan Islam, kitab keagamaan, serta berbagai artikel ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan tahapan editing, organizing, dan finding, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendalaman materi Akidah Akhlak dalam membentuk karakter Islami dapat dilakukan melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), metode pembiasaan (habituation), keteladanan (uswatun hasanah), serta penerapan reward and punishment. Strategi tersebut mampu membentuk perubahan pada dimensi akidah berupa penguatan keyakinan, kesadaran ibadah, dan kemampuan menyaring pengaruh negatif digital, serta dimensi akhlak yang meliputi akhlak kepada Allah SWT, sesama manusia, dan lingkungan. Namun, efektivitas strategi tersebut masih menghadapi berbagai hambatan, seperti kesenjangan nilai antara lingkungan madrasah dan dunia digital, keterbatasan kompetensi digital guru, serta kurangnya kesinambungan pendidikan karakter antara sekolah dan keluarga.