Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Peran Mahasiswa KKN dalam Pelestarian Kearifan Lokal Pacu Jalur Menuju Indonesia Emas 2045 Aidil Rashif; M. Alpi Syahrin; Miftahul Diyanah
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.652

Abstract

Pacu Jalur merupakan kearifan lokal masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, yang telah berkembang sejak abad ke-17 dan sarat akan nilai gotong royong, kerja sama, disiplin, serta kepemimpinan. Popularitas tradisi ini meningkat pesat setelah viral melalui fenomena "aura farming" di media sosial pada tahun 2025, namun eksposur tersebut belum sepenuhnya diiringi pemahaman generasi muda terhadap nilai filosofis di baliknya. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi salah satu wadah strategis bagi mahasiswa untuk berperan sebagai agen perubahan dalam memperkuat kearifan lokal tersebut. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan peran mahasiswa KKN dalam pelestarian budaya Pacu Jalur dan pengembangan karakter generasi muda sebagai kontribusi nyata menuju visi Indonesia Emas 2045. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan pemetaan potensi budaya, sosialisasi dan diskusi bersama tokoh masyarakat serta pemuda, pendampingan edukasi nilai budaya kepada anak-anak dan remaja, digitalisasi dan pemanfaatan media sosial, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa KKN berperan dalam lima aspek utama, yaitu edukasi dan dokumentasi nilai budaya, pemanfaatan platform digital untuk meluruskan narasi budaya di tengah viralitas, penguatan karakter melalui nilai kerja sama dan kepemimpinan tim, integrasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, serta sinergi lintas pemangku kepentingan menuju Indonesia Emas 2045. Kesimpulannya, pelestarian kearifan lokal Pacu Jalur melalui peran mahasiswa KKN dapat menjadi modal sosial dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berbudaya