Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan global dan menimbulkan perubahan profil hematologi dan imunologi pada pasien. Perubahan eritrosit, leukosit, trombosit, makrofag, serta peningkatan sitokin proinflamasi seperti Interleukin-6 (IL-6) dapat menjadi penanda infeksi TB. Tes Cepat Molekuler (TCM) merupakan standar diagnosis TB, namun aksesnya masih terbatas di sebagian fasilitas layanan kesehatan. Sistematik review literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan profil hematologi dan imunologi pada pasien terdeteksi TB dari hasil pemeriksaan TCM. Sistematik review literatur dilakukan mengikuti pedoman Preferred for Systematic Reviews and Meta Analysis (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk publikasi tahun 2020–2025, menggunakan kata kunci “Hematological Parameters in Tuberculosis”, “IL-6 in Tuberculosis”, “Hematological Parameters in Pulmonary TB”, dan “IL-6 Tuberculosis Hematology GeneXpert”. Studi yang diinklusi adalah artikel penelitian klinis berbahasa Inggris atau Indonesia, mengukur parameter hematologi dan/atau IL-6 pada pasien TB paru, tersedia dalam bentuk full-text, dan memiliki Digital Object Identifier (DOI). Penyaringan judul, abstrak, dan full-text dilakukan secara berlapis hingga mendapatkan 15 artikel untuk dianalisis melalui sintesis naratif. Sebagian besar studi melaporkan pola konsisten bahwa TB paru menyebabkan anemia, leukositosis dengan neutrofilia dan limfopenia, trombositosis, serta peningkatan Laju Endap Darah (LED) sebagai tanda inflamasi sistemik. Hampir semua studi melaporkan peningkatan signifikan IL-6 pada TB aktif, yang berperan dalam demam, inflamasi jaringan, peningkatan hepcidin, dan perubahan hematologi. Temuan juga menunjukkan bahwa makrofag sebagai sel target utama infeksi TB memproduksi IL-6 dalam jumlah tinggi, sehingga memicu respons inflamasi yang tercermin pada parameter hematologi. Sebagai kesimpulan, parameter hematologi dan kadar IL-6 menunjukkan perubahan konsisten pada TB paru dan memiliki potensi sebagai biomarker pendukung diagnosis, terutama di fasilitas kesehatan yang terbatas alat diagnosis cepat. Integrasi pemeriksaan hematologi dan IL-6 dengan TCM dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai inflamasi dan progresivitas penyakit pada pasien terduga TB paru.