Physical Education, Sports, and Health (PJOK) instruction in elementary schools frequently faces low student motivation and academic achievement due to conventional classroom-confined routines that restrict physical exploration. This pedagogical gap necessitates the implementation of contextual, nature-based learning methods capable of simultaneously stimulating kinesthetic activity and cognitive mastery. This study aims to determine the effect of the outdoor learning method on the PJOK learning outcomes of fifth-grade students concerning rounders/kasti games at SDN 060921 Medan Sunggal during the 2025/2026 academic year. A quantitative experimental approach with a one-group pretest-posttest design was utilized, involving 24 students from Class V-A selected through a purposive sampling technique. Data were collected via a 20-item multiple-choice achievement test, an observation checklist, and a student questionnaire, all validated through expert judgment. Inferential data analysis included the Shapiro-Wilk normality test and hypothesis testing using a paired-sample t-test processed via SPSS version 25 at a 5% significance level. The results revealed that the mean pretest score of 65.00 increased significantly to 78.33 in the posttest, accompanied by a Product Moment correlation coefficient of r = 0.717. The hypothesis test yielded t_"calculated" =4.621>t_"table" =2.074 with a significance value of 0.000 (< 0.05); therefore, H_0 was rejected and H_a was accepted. In conclusion, the outdoor learning method exerts a positive and significant effect on elementary school students' PJOK learning outcomes. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar sering kali menghadapi kendala rendahnya motivasi dan ketuntasan belajar akibat dominasi instruksi konvensional di dalam kelas yang membatasi ruang eksplorasi fisik siswa. Kesenjangan empiris ini menuntut diterapkannya metode pembelajaran kontekstual berbasis alam terbuka yang mampu merangsang keaktifan kinestetik dan pemahaman kognitif siswa secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran outdoor learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PJOK materi permainan kasti di kelas V SDN 060921 Medan Sunggal Tahun Pembelajaran 2025/2026. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design yang melibatkan 24 peserta didik kelas V-A yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes hasil belajar pilihan ganda sebanyak 20 butir soal, lembar observasi keterlaksanaan, dan angket respon siswa yang telah divalidasi ahli. Analisis data inferensial dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan pengujian hipotesis menggunakan paired sample t-test berbantuan SPSS versi 25 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 65,00 meningkat menjadi 78,33 pada saat posttest, serta nilai korelasi Product Moment sebesar r=0,717. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai t_"hitung" =4,621>t_"tabel" =2,074 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H_0 ditolak dan H_a diterima. Dengan demikian, metode pembelajaran outdoor learning terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar PJOK siswa sekolah dasar.