Rosyadi Rosyadi
Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tenaga Kerja, Pengeluaran Pemerintah dan Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Negara-Negara ASEAN Alfian Nuur; Rosyadi Rosyadi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.20562

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tenaga kerja, pengeluaran pemerintah, dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di negara-negara ASEAN dengan menempatkan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan data panel seimbang dari sebelas negara ASEAN selama periode 2016–2025. Analisis dilakukan melalui regresi data panel dengan pemilihan model menggunakan Uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, kemudian dilanjutkan dengan analisis jalur menggunakan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja dan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan. Terhadap kesejahteraan masyarakat, tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah berpengaruh positif dan signifikan, sementara investasi tidak berpengaruh signifikan. Pertumbuhan ekonomi justru berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi memediasi pengaruh tenaga kerja dan investasi terhadap kesejahteraan masyarakat, tetapi tidak memediasi pengaruh pengeluaran pemerintah. Temuan ini menegaskan pentingnya pembangunan inklusif melalui peningkatan kualitas tenaga kerja, efisiensi belanja publik, dan investasi berorientasi kesejahteraan.
Peran Jumlah Tenaga Kesehatan, Jumlah Fasilitas Kesehatan, dan Transfer Pemerintah Bidang Kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat Apriyanti Apriyanti; Rosyadi Rosyadi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.20565

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, dan transfer pemerintah bidang kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat selama 2016–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan instansi terkait. Pemilihan model dilakukan melalui Uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier (LM), dengan Fixed Effect Model sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tenaga kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan jumlah fasilitas kesehatan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Sementara itu, transfer pemerintah bidang kesehatan yang diproksikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga pada tenaga kesehatan yang memadai dan efektivitas dukungan fiskal pemerintah.