Kemajuan teknologi informasi di era digital turut memengaruhi kegiatan usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu pemanfaatannya adalah WhatsApp Business yang mendukung pemasaran, komunikasi pelanggan, dan proses pemesanan. UMKM Konveksi Irpan Collection di Kota Depok telah menggunakan WhatsApp Business, tetapi pemanfaatannya masih perlu dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran digital melalui WhatsApp Business serta upaya peningkatan penjualan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, analisis SWOT, serta Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran Irpan Collection masih didominasi pemasaran langsung yang didukung WhatsApp Business. Aplikasi tersebut mempermudah komunikasi pelanggan, penyampaian informasi produk, dan pemesanan, tetapi fitur katalog produk, pesan otomatis, quick reply, label pelanggan, dan short link belum dimanfaatkan secara optimal. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan berupa kualitas produk, harga kompetitif, dan pelanggan tetap, sedangkan kelemahannya adalah optimalisasi pemasaran digital yang masih terbatas. Nilai IFE sebesar 2,76 dan EFE sebesar 2,75 menempatkan usaha pada Kuadran V (Hold and Maintain). Strategi yang disarankan adalah mempertahankan kualitas produk dan pelayanan serta mengoptimalkan WhatsApp Business untuk memperluas jangkauan pelanggan dan meningkatkan penjualan.