Himmatul Alawiyah
Universitas Tangerang Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA DENGAN KEMAMPUAN BERPIDATO SISWA KELAS III SD NEGERI TABAN Himmatul Alawiyah; Miftakhuddin; Rifa’atussalwa Hayati
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v9i1.4428

Abstract

Kemampuan membaca dan berpidato merupakan dua keterampilan berbahasa yang saling berkaitan dalam mendukung perkembangan literasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca, kemampuan berpidato, serta menganalisis hubungan antara kedua kemampuan tersebut pada siswa kelas III SD Negeri Taban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri Taban. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik.      Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa masih tergolong rendah, ditandai dengan kurangnya kelancaran membaca, kesalahan pelafalan, dan rendahnya pemahaman isi bacaan. Kemampuan berpidato siswa juga masih belum optimal, terlihat dari rendahnya rasa percaya diri, penyampaian materi yang kurang runtut, serta keterbatasan penguasaan kosakata. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kemampuan membaca dan kemampuan berpidato, di mana siswa yang memiliki kemampuan membaca lebih baik cenderung menunjukkan kemampuan berpidato yang lebih baik. Faktor yang memengaruhi kedua kemampuan tersebut meliputi faktor internal, seperti motivasi dan minat belajar, serta faktor eksternal, seperti lingkungan belajar dan dukungan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kemampuan membaca perlu diintegrasikan dengan pembelajaran berbicara sebagai upaya meningkatkan kompetensi berbahasa siswa sekolah dasar.