Wahyu Hadi Pratama
Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Strategic Human Resource Management dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Wahyu Hadi Pratama; Ika Septia Maulana; Syafwandi
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 3 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja pegawai di instansi yang mengelola keuangan daerah memiliki peran penting dalam menentukan kualitas tata kelola fiskal di tingkat kabupaten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Strategic Human Resource Management (SHRM) dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Padang Pariaman, baik secara parsial maupun secara bersama-sama Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kausal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, dengan melibatkan 70 pegawai sebagai responden. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa SHRM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, begitu juga dengan komitmen organisasi. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebesar 65,8% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia yang selaras dengan strategi organisasi, serta adanya komitmen emosional dari pegawai, menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja di lingkungan pemerintahan daerah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pengambil kebijakan dalam merancang strategi pengembangan sumber daya manusia yang lebih berorientasi pada pencapaian kinerja.