Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Sabun Cuci Piring Berbasis Daun Pandan dan Jeruk Nipis sebagai Produk UMKM di Desa Perkebunan Bukit Lawang Mutia Putri; Bagas Permana; M Ridwan; Nazwa Amalia Selayan; Dwikalsum Dwikalsum; Najma Syafitri Siregar; Khairil Anzar; Mhd Iqbal Hadikarsa; Astri Wulandari; Bella Nanda Siregar
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1292

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal berupa daun pandan dan jeruk nipis menjadi produk rumah tangga bernilai tambah, sekaligus memperkenalkan pengemasan dan identitas produk sebagai langkah awal pengembangan UMKM di Desa Perkebunan Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan masyarakat sebagai peserta aktif dalam proses pemberdayaan melalui tahapan identifikasi potensi dan kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 melalui program “UMKM Naik Kelas” dengan melibatkan kelompok PKK dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan menghasilkan 40 botol sabun cuci piring berbahan ekstrak daun pandan dan jeruk nipis yang dikemas menggunakan botol bekas dari bank sampah dan dilengkapi label produk yang dirancang oleh mahasiswa. Peserta menunjukkan respons positif dan terlibat dalam proses diskusi, pencampuran bahan, pengadukan, serta pengemasan. Namun, dari 30 peserta yang diundang, hanya 10 orang yang hadir dan keterbatasan waktu menyebabkan sebagian proses pencampuran telah dipersiapkan sebelumnya oleh mahasiswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi lokal melalui pendekatan partisipatif dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan keterampilan dan rintisan produk UMKM masyarakat, meskipun dampak ekonomi jangka panjang belum dapat diukur.