Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa kelas I SD Negeri 5 Mataram Ilir yang mengalami kesulitan membaca. Kesulitan tersebut terlihat dari ketidakmampuan siswa mengenali beberapa huruf dengan tepat, menggabungkan huruf menjadi suku kata dan kata, melafalkan kata dengan benar, serta membaca secara lancar. Kondisi tersebut dapat menghambat proses pembelajaran dan berdampak pada rendahnya kepercayaan diri siswa dalam mengikuti kegiatan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesulitan membaca yang dialami siswa kelas I, upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca, serta kendala yang dihadapi guru dalam mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesulitan membaca siswa meliputi kesulitan mengenali huruf, menggabungkan huruf menjadi suku kata dan kata, kesalahan pelafalan, serta membaca terbata-bata. Upaya guru dilakukan melalui pengulangan materi secara intensif, penggunaan media buku bergambar dan kartu huruf, kegiatan membaca bersama dan bergiliran, bimbingan individual, latihan membaca secara rutin, pemberian motivasi dan penguatan positif, serta kegiatan remedial. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan siswa, rendahnya minat dan motivasi belajar, keterbatasan waktu dan media pembelajaran, kurangnya dukungan orang tua, serta rasa takut dan kurang percaya diri pada siswa.