This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Reski Amelia
universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Proses Pemaknaan (Meaning Making) dalam Psikologi (Systematic Literature Review) Reski Amelia; Ahmad Razak; Muh. Daud
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.19814

Abstract

Individu yang menghadapi peristiwa hidup yang menekan, seperti putus hubungan romantis, kematian orang terkasih, penyalahgunaan zat, dan trauma, memerlukan proses pemaknaan (meaning-making) agar dapat kembali berfungsi secara adaptif. Namun, literatur mengenai proses pemaknaan masih terfragmentasi menurut konteks spesifiknya masing-masing sehingga benang merah teoretisnya kurang terintegrasi, khususnya dalam literatur berbahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan teori-teori utama proses pemaknaan dalam psikologi, mensintesiskan temuan empiris dari berbagai konteks penerapannya, serta merumuskan pola umum yang dapat menjadi rujukan bagi penelitian maupun praktik psikologi klinis dan konseling. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap delapan teori utama (logoterapi Frankl, teori asumsi dasar Janoff-Bulman, model stres-koping Park dan Folkman, model rekonstruksi makna Neimeyer, model pemeliharaan makna Heine dkk., teori kebutuhan makna Baumeister, dua konstruksi makna Davis dkk., dan model integratif Park) serta lima studi empiris dari berbagai konteks. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses pemaknaan melibatkan interaksi antara makna situasional dan makna global, bahwa kegagalan membangun makna berkaitan dengan berbagai masalah psikologis seperti depresi dan kedukaan berkepanjangan, bahwa pemaknaan dapat terwujud melalui narasi, religiusitas, interpretasi kognitif, maupun kepribadian, serta bahwa proses ini bersifat sosial-relasional dan dinamis. Temuan ini menegaskan pentingnya proses pemaknaan sebagai mekanisme adaptif lintas konteks dan menjadi dasar bagi pengembangan intervensi psikologis yang berorientasi pada makna.