p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Ahmad Razak
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Self-Regulated Learning dalam Menurunkan Prokrastinasi Akademik pada Siswa: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Sarninda Sarninda; Ahmad Razak; Asniar Khumas
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.19396

Abstract

Prokrastinasi akademik merujuk pada kebiasaan menunda penyelesaian tugas, suatu perilaku yang berpotensi menghambat keberhasilan akademik peserta didik. Salah satu faktor yang berperan penting dalam meminimalkan perilaku tersebut adalah kemampuan pembelajaran mandiri (self-regulated learning). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran mandiri dalam menekan terjadinya prokrastinasi akademik melalui pendekatan tinjauan pustaka sistematis (Systematic Literature Review atau SLR). Kajian ini menelaah sebanyak 22 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang tahun 2021 hingga 2025, yang diperoleh dari basis data ilmiah terpercaya serta diseleksi secara ketat mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil sintesis temuan menunjukkan bahwa keseluruhan penelitian yang dikaji mengungkapkan adanya hubungan negatif antara pembelajaran mandiri dan prokrastinasi akademik; hal ini mengisyaratkan bahwa semakin tinggi kemampuan peserta didik dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya sendiri, maka semakin kecil kecenderungannya untuk melakukan penundaan dalam menyelesaikan kewajiban akademik, semakin rendah kecenderungan mereka melakukan prokrastinasi akademik. Selain itu, efektivitas self-regulated learning dipengaruhi oleh faktor lain, seperti self-efficacy, motivasi belajar, dukungan sosial, dan lingkungan belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan regulasi diri melalui strategi pembelajaran yang terarah berpotensi menjadi upaya efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik serta meningkatkan kemandirian belajar siswa.
Proses Pemaknaan (Meaning Making) dalam Psikologi (Systematic Literature Review) Reski Amelia; Ahmad Razak; Muh. Daud
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.19814

Abstract

Individu yang menghadapi peristiwa hidup yang menekan, seperti putus hubungan romantis, kematian orang terkasih, penyalahgunaan zat, dan trauma, memerlukan proses pemaknaan (meaning-making) agar dapat kembali berfungsi secara adaptif. Namun, literatur mengenai proses pemaknaan masih terfragmentasi menurut konteks spesifiknya masing-masing sehingga benang merah teoretisnya kurang terintegrasi, khususnya dalam literatur berbahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan teori-teori utama proses pemaknaan dalam psikologi, mensintesiskan temuan empiris dari berbagai konteks penerapannya, serta merumuskan pola umum yang dapat menjadi rujukan bagi penelitian maupun praktik psikologi klinis dan konseling. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap delapan teori utama (logoterapi Frankl, teori asumsi dasar Janoff-Bulman, model stres-koping Park dan Folkman, model rekonstruksi makna Neimeyer, model pemeliharaan makna Heine dkk., teori kebutuhan makna Baumeister, dua konstruksi makna Davis dkk., dan model integratif Park) serta lima studi empiris dari berbagai konteks. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses pemaknaan melibatkan interaksi antara makna situasional dan makna global, bahwa kegagalan membangun makna berkaitan dengan berbagai masalah psikologis seperti depresi dan kedukaan berkepanjangan, bahwa pemaknaan dapat terwujud melalui narasi, religiusitas, interpretasi kognitif, maupun kepribadian, serta bahwa proses ini bersifat sosial-relasional dan dinamis. Temuan ini menegaskan pentingnya proses pemaknaan sebagai mekanisme adaptif lintas konteks dan menjadi dasar bagi pengembangan intervensi psikologis yang berorientasi pada makna.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Lingkungan Belajar terhadap Flow Akademik pada Siswa SMA Negeri di Kota Parepre pada Pembeljaran Matematika Ahmad Maulana; Ahmad Razak; Basti Tetteng
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.19945

Abstract

Flow akademik merupakan kondisi keterlibatan optimal siswa dalam proses pembelajaran yang ditandai dengan konsentrasi penuh, keterlibatan mendalam, dan minimnya gangguan selama aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar dan lingkungan belajar terhadap flow akademik siswa SMA Negeri di Kota Parepare pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Partisipan penelitian berjumlah 349 siswa SMA Negeri di Kota Parepare yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Academic Motivation Scale, What Is Happening In This Classroom (WIHIC), dan The Flow Inventory for Students. Data dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap flow akademik (R Square = 0,365; sig < 0,001). Lingkungan belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap flow akademik (R Square = 0,426; p < 0,001). Hasil regresi berganda menunjukkan, motivasi belajar dan lingkungan belajar berpengaruh signifikan terhadap flow akademik (R Square 0,480). Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dan lingkungan belajar merupakan hal penting untuk diperhatikan dalam menghadirkan keadaan optimal yaitu flow akademik dalam proses pembelajaran matematika.