UMKM Penyetan Sari Roso merupakan usaha kuliner di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung yang sebelum kegiatan masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut dan belum memiliki strategi pemasaran digital yang terstruktur. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pasar relatif terbatas dan pemilik usaha belum optimal memanfaatkan media sosial. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 19 hari, yaitu 29 September–17 Oktober 2025. Dengan metode observasi awal, sosialisasi, pelatihan, pendampingan intensif, serta monitoring dan evaluasi. Kebaruan kegiatan terletak pada pendampingan yang menggabungkan pembuatan akun, produksi konten, copywriting, branding, pengelolaan TikTok dan WhatsApp Business, serta evaluasi berbasis indikator digital yang terdokumentasi. Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan bahwa akun TikTok dan WhatsApp Business berhasil diaktifkan. Dokumentasi pasca kegiatan menunjukkan 44 followers dan 871 likes pada akun TikTok, sedangkan salah satu konten terdokumentasi memperoleh 93 likes, 10 komentar, 50 simpanan, dan 60 bagikan. Pada tangkapan layar akun juga terlihat sedikitnya 9 konten yang telah dipublikasikan. Selain itu, mulai muncul interaksi dan pesanan dari konsumen di luar lingkungan sekitar. Dari sisi kinerja usaha, jumlah pesanan meningkat dari 10 pesanan sebelum pendampingan menjadi 30 pesanan setelah pendampingan, atau meningkat sebesar 200%. Omzet juga meningkat dari Rp300.000 menjadi Rp1.000.000, atau mengalami peningkatan sebesar 233,33%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendampingan digital marketing memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan jangkauan promosi dan kinerja pemasaran UMKM. Keberlanjutan program diarahkan pada konsistensi pembuatan konten minimal tiga kali dalam seminggu, pemantauan interaksi media sosial, serta pencatatan jumlah pesanan dan omzet secara berkala.