Liana Marita Sari
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN PENULISAN SURAT LAMARAN PEKERJAAN SISWA KELAS XII MADRASAH ALIYAH NURUL IMAN GARUM Liana Marita Sari; Agus Hermawan; Saptono Hadi
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v7i2.32136

Abstract

Penggunaan ejaan, khususnya huruf kapital, tanda baca, dan diksi, merupakan aspek penting dalam keterampilan menulis formal, termasuk dalam penulisan surat lamaran pekerjaan. Namun, kenyataannya banyak siswa yang masih melakukan kesalahan dalam penggunaan unsur-unsur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk kesalahan penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan diksi dalam surat lamaran pekerjaan yang ditulis oleh siswa kelas XII MA Nurul Iman Garum serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode dokumentasi dan wawancara. Data dikumpulkan melalui analisis terhadap surat lamaran pekerjaan yang dibuat siswa, serta wawancara dengan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk menggali informasi mengenai penyebab kesalahan yang dilakukan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan huruf kapital paling banyak terjadi pada penulisan nama diri, nama instansi, dan awal kalimat. Kesalahan tanda baca didominasi oleh penggunaan tanda titik dan koma yang tidak tepat, sementara kesalahan diksi banyak ditemukan dalam pemilihan kata kerja formal dan penggunaan kata serapan. Faktor-faktor penyebab kesalahan meliputi kurangnya pemahaman siswa terhadap kaidah ejaan, pengaruh kebiasaan menulis informal di media sosial, serta keterbatasan waktu dan latihan dalam pembelajaran menulis surat resmi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran ejaan dan diksi secara kontekstual serta pendampingan intensif dalam praktik menulis formal.