This community service program aims to improve the skills and creativity of Sunday School teachers in designing and implementing engaging, interactive, and developmentally appropriate learning. The challenges faced by partners include limited variety of teaching methods and learning media, as well as the lack of creative approaches in delivering Bible material. This activity was conducted from September 2024 to March 2025 at GKN Siloam, Kendal, through practice-based training, group discussions, teaching simulations, and mentoring. The training materials covered creative learning strategies, the use of simple and digital media, effective storytelling techniques, and engaging classroom management. Results showed an increase in participants' understanding of innovative learning methods, enhanced skills in developing lesson plans, and increased teacher confidence. This training is expected to optimize the quality of Sunday School learning, enabling more effective and sustainable character building and faith growth in children.AbstrakPengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas guru Sekolah Minggu dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan anak. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi terbatasnya variasi metode mengajar, minimnya penggunaan media pembelajaran, serta rendahnya pemanfaatan pendekatan kreatif dalam penyampaian materi Alkitab. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2024 hingga Maret 2025 di GKN Siloam, Kendal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif, dengan teknik pelaksanaan berupa pelatihan berbasis praktik, diskusi kelompok, simulasi mengajar, serta pendampingan berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan evaluasi hasil praktik peserta. Materi pelatihan mencakup strategi pembelajaran kreatif, penggunaan media sederhana dan digital, teknik bercerita yang efektif, serta pengelolaan kelas yang menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap metode pembelajaran inovatif, peningkatan keterampilan dalam menyusun rencana pembelajaran, serta meningkatnya kepercayaan diri guru dalam mengajar. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Sekolah Minggu, sehingga mampu mendukung pembentukan karakter dan pertumbuhan iman anak secara lebih efektif dan berkelanjutan.