Williyanto Pontonuwu
STT Kristus Alfa Omega

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Blended Learning dalam Pendidikan Agama Kristen Pada Mata Kuliah Public Speaking di STT Kristus Alfa Omega Williyanto Pontonuwu
Shift Key : Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan Vol. 15 No. 2 (2025): Regular Issue, Volume 15 Number 2 (2025)
Publisher : P3M STT Kristus Alfa Omega

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37465/shiftkey.v15i2.545

Abstract

The main problems faced are low student engagement in the conventional learning process and limited opportunities for effective communication practice. This study aims to analyze the effectiveness of blended learning in improving students' communication competencies, self-confidence, and mastery of theological material. The research method uses a descriptive qualitative approach involving 12 informants, consisting of 1 lecturer and 11 students, through in-depth interviews, classroom observations, and analysis of assignment documents. The results show that the blended learning model provides significant improvements in students' abilities to prepare and deliver Public Speaking materials, expands learning access through the integration of digital platforms, and encourages active participation in theological discussions. The main findings reveal that the combination of face-to-face meetings and online learning strengthens lecturer-student interactions, increases the frequency of speaking practice, and provides a more focused space for spiritual reflection. In conclusion, blended learning has proven effective in the Public Speaking course because it is able to optimize the PAK learning process holistically, relevant to the needs of today's theological education.
Pelatihan Guru Sekolah Minggu dalam Meningkatkan Keterampilan dan Kreativitas Mengajar Sekolah Minggu Gereja-Gereja di Weleri Williyanto Pontonuwu; Elshadai Charis Hariyanto
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 3, No 1 (2026): Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM - April 2026
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v3i1.309

Abstract

This community service program aims to improve the skills and creativity of Sunday School teachers in designing and implementing engaging, interactive, and developmentally appropriate learning. The challenges faced by partners include limited variety of teaching methods and learning media, as well as the lack of creative approaches in delivering Bible material. This activity was conducted from September 2024 to March 2025 at GKN Siloam, Kendal, through practice-based training, group discussions, teaching simulations, and mentoring. The training materials covered creative learning strategies, the use of simple and digital media, effective storytelling techniques, and engaging classroom management. Results showed an increase in participants' understanding of innovative learning methods, enhanced skills in developing lesson plans, and increased teacher confidence. This training is expected to optimize the quality of Sunday School learning, enabling more effective and sustainable character building and faith growth in children.AbstrakPengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas guru Sekolah Minggu dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan anak. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi terbatasnya variasi metode mengajar, minimnya penggunaan media pembelajaran, serta rendahnya pemanfaatan pendekatan kreatif dalam penyampaian materi Alkitab. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2024 hingga Maret 2025 di GKN Siloam, Kendal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif, dengan teknik pelaksanaan berupa pelatihan berbasis praktik, diskusi kelompok, simulasi mengajar, serta pendampingan berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan evaluasi hasil praktik peserta. Materi pelatihan mencakup strategi pembelajaran kreatif, penggunaan media sederhana dan digital, teknik bercerita yang efektif, serta pengelolaan kelas yang menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap metode pembelajaran inovatif, peningkatan keterampilan dalam menyusun rencana pembelajaran, serta meningkatnya kepercayaan diri guru dalam mengajar. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Sekolah Minggu, sehingga mampu mendukung pembentukan karakter dan pertumbuhan iman anak secara lebih efektif dan berkelanjutan.